المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده والمهاجر من هجر ما نهى الله عنه
"Orang Muslim adalah orang yang memelihara lisan dan tangannya, dan orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah".
MEMELIHARA LISAN (LIDAH)
Dari Sahl bin Sa'ad ra. dari Rosululloh saw. :
Dari Abu Hurairah ra., bahwasanya ia mendengar Nabi saw. :
Dari Abu Hurairah ra. , dari Nabi saw. :
Dari Sufyan bin Abdullah ra. Ia berkata:
Dari Ibnu Umar ra. ia berkata, Rosululloh saw. Bersabda:
Dari Abu Sa'id Al Khudri ra. dari Nabi saw. :
Seharusnya bagi setiap orang yang sudah mukallaf memelihara lidahnya dari
setiap kata, kecuali kata atau ucapan yang jelas ada gunanya.Kapan ditemukan bahwa berkata-kata atau berdiam diri sama saja manfaatnya maka disunatkan untuk tidak berbicara.Sebab kadang-kadang ucapan yang mubah itu tidak dapat direm (distop), sampai melewati batasnya sehingga menjadi ucapan yang makruh atau haram.
Dari Abu Musa Al Asy "Aku bertanya kepada Rosululloh saw., ? wahai Rosululloh, siapa diantara
kaum muslimin yang paling afdhol?? Rosululloh bersabda, "Orang
yang dapat memelihara tangan dan lidahnya".
(Riwayat Bukhari dan Muslim )
Dari Sahl bin Sa'ad ra. dari Rosululloh saw. :
"Barangsiapa dapat memelihara sesuatu yang ada antara dua tulang rahangnya (yakni mulut)
dan sesuatu yang ada antara dua kakinya (yakni kehormatannya)
karena (syari'at yang) ku(bawa) niscaya baginya kujamin masuk sorga."
(Riwayat Bukhari)
Dari Abu Hurairah ra., bahwasanya ia mendengar Nabi saw. :
"Sesungguhnya seorang hamba Alloh yang asal bicara tanpa dipikirkan baik buruknya, dapat tergelincir ke jurang neraka yang dalamnya lebih dari jarak antara masyrik dengan maghrib."
(Riwayat Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Hurairah ra. , dari Nabi saw. :
"Sesungguhnya seorang hamba yang berbicara dengan kalimat yang mendapat ridho dari Alloh, (walaupun) tidak dianggapnya berarti apa yang diutarakannya itu, Alloh akan mengangkatnya beberapa derajat sebab ucapannya itu.dan sesungguhnya seorang hamba yang berbicara dengan kalimat yang dimurkai Alloh Ta?ala (walaupun) tidak diutarakannya dengan suatu maksud yang berarti, Alloh akan menurunkannya ke jahannam dengan sebab ucapannya itu."
(Riwayat Bukhari)
Dari Sufyan bin Abdullah ra. Ia berkata:
"Aku berkata (kepada Rosululloh),
"Wahai Rosululloh beritahukan kepadaku suatu perkara yang harus kupegang selalu".
Ia bersabda, "Ucapkanlah, Rabbiyallooh, (Tuhanku adalah Alloh), kemudian istiqomah (pertahankalah) pendirian itu".
Aku berkata lagi,
"Wahai Rosululloh, apakah yang sangat ditakutkan bagiku
" Maka Rosululloh saw. Mengambil lidahnya sendiri kemudian ia bersabda,"Inilah dia".
(Riwayat Tirmidzi, An Nasa'i dan Ibnu Majah, Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)
Dari Ibnu Umar ra. ia berkata, Rosululloh saw. Bersabda:
"Jangan banyak berbicara selain dari mengingat (dzikir) kepada Alloh.Sebab banyak bicara selain dari menyebut nama Alloh (dzikrulloh) mengeraskan hati.Dan sesungguhnya orang yang jauh dari Alloh Ta'ala ialah (orang yang berhati keras)."
(Riwayat Tirmidzi)
Dari Abu Sa'id Al Khudri ra. dari Nabi saw. :
"Apabila anak Adam (seorang manusia) sudah berada pada waktu pagi, -karena semua anggota badan menganggap lidah sebagai anggota yang hina-, maka mereka berkata kepadanya: -(wahai lidah) taqwalah kepada Alloh (selama kau) berada pada kami, karena kami hanya mendapat akibat daripadamu.Jika kamu lurus kamipun menjadi lurus dan jika kamu bengkok kami pun menjadi bengkok."
(Riwayat Tirmidzi).
0 comments:
Post a Comment
silahkan tinggalkan komentar yang sopan dan membangun.
komentar yang berbau porno, sara dan tidak sopan dan juga spam akan langsung dihapus.
Terima kasih untuk komentar dan kunjungannya